-
Jika Allah Ada, Mengapa Manusia Menderita? | Mengapa Allah? (If God Exist, Why Do People Suffer? | Why God?)
Dapatkah Allah yang penuh kasih dan penderitaan ada secara bersamaan? Apakah keberadaan penderitaan membuktikan bahwa Allah tidak mahakuasa atau tidak sepenuhnya baik? Ataukah, justru keberadaan penderitaan menuntut adanya kebaikan sejati? Ikuti Eric Lyons dalam pembahasan tentang keberadaan Allah dan penderitaan manusia.
-
4 Alasan untuk Percaya pada Allah | Mengapa Allah? (4 Reasons to Believe in God | Why God?)
Allah itu ada, atau tidak ada—tidak pilihan lainnya. Pertimbangkan empat garis bukti logis yang kuat yang secara jelas bersaksi tentang keberadaan Sang Pencipta yang supranatural.
-
Dari Mana Asal Allah? | Mengapa Allah? (Where Did God Come From? | Why God?)
Jika Allah dikatakan menciptakan segala sesuatu, lalu siapa yang menciptakan Allah? Bukankah ini merupakan dilema nyata bagi orang Kristen? Ikuti Eric Lyons saat ia memberikan jawaban logis dan singkat terhadap pertanyaan yang sering diajukan ini.
-
Desain yang Sempurna Menuntut Seorang Penyetel yang Sempurna | Mengapa Allah? (Fine-Tuned Design Demands a Fine-Tuner | Why God?)
Mobil, komputer, dan proyektor semuanya membutuhkan insinyur, teknisi, dan penyetel agar dapat berfungsi dengan baik. Lalu bagaimana dengan alam semesta secara keseluruhan? Bagaimana mungkin bisa menjadi begitu teratur dan seimbang? Ikuti Eric Lyons dalam pembahasan tentang logika di balik alam semesta yang tersetel sempurna, yang menuntut adanya Penyetel yang Mahasempurna.
-
Mengapa Allah Tidak Menampakkan Diri-Nya? | Mengapa Allah? (Why Doesn't God Show Himself? | Why God?)
Banyak orang yang tidak percaya bertanya-tanya, jika Allah memang ada, mengapa Dia tidak langsung menampakkan diri kepada setiap orang di bumi untuk membuktikan keberadaan-Nya? Bukankah hal ini akan menyelesaikan perdebatan sekali untuk selamanya? Apakah "ketiadaan" Allah secara kasat mata justru membuktikan bahwa Dia tidak ada?
-
Apa Arti Kehidupan? Atheisme versus Allah | Mengapa Allah? (What is the Meaning of Life? Atheism versus God | Why God?)
Selain perasaan subjektif tentang makna dan pentingnya hidup, ateisme menyiratkan bahwa hidup pada akhirnya tidak memiliki makna sejati. Sebaliknya, Kekristenan menawarkan makna yang nyata dan objektif bagi dunia. Ikuti Eric Lyons dalam membandingkan dua pandangan hidup yang kontras ini.
-
Atheisme: Penuh Kontradiksi | Mengapa Allah? (Atheism: Contradictory at Best | Why God?)
Jika ateisme benar, maka hal-hal “baik” dan “jahat” yang benar dan objektif tidak mungkin ada. Namun, jika sebagian besar ateis mengakui bahwa ada hal-hal yang sungguh-sungguh “baik” dan “jahat,” maka ateisme tidak dapat benar secara logis, karena harus ada acuan objektif yang nyata tentang “baik” dan “jahat” di luar alam materi.
-
Apa yang Anda Ketahui? | Mengapa Allah? (What Do You Know? | Why God?)
Banyak evolusionis ateis terkemuka dengan yakin menyatakan bahwa mereka tahu apa yang terjadi miliaran tahun yang lalu. Mereka mengklaim bahwa evolusi naturalistik murni adalah “fakta fundamental.” Sebaliknya, orang Kristen memilih untuk percaya kepada jawaban dari Pribadi yang hadir saat penciptaan dan yang melakukan penciptaan itu sendiri—jawaban yang ternyata sejalan dengan studi atas dunia fisik.
-
Apakah Orang Kristen Gila? | Mengapa Allah? (Are Christian Crazy? | Why God?)
Orang Kristen sering diejek karena percaya pada berbagai mukjizat yang dicatat dalam Alkitab. Namun, ketika Kekristenan sejati dibandingkan secara jujur dengan ateisme naturalistik, salah satunya terbukti sepenuhnya rasional.
-
Apakah Orang Kristen Mencuci Otak Anak-Anak Mereka? | Mengapa Allah? (Are Christian Brainwashing Their Kids? | Why God?)
Apakah mengajarkan anak-anak bahwa Allah itu ada dianggap sebagai tindakan arogan? Apakah menyatakan bahwa Yesus adalah “jalan” dianggap sebagai ajaran sesat? Haruskah anak-anak dibiarkan berpikir sendiri? Bagaimana orang Kristen secara logis menjawab tuduhan “cuci otak”?
-
Satu Bukti Allah: Yesus | Mengapa Allah? (One Proof of God: Jesus | Why God?)
Manusia tidak dapat memberikan penglihatan kepada orang buta atau membangkitkan orang mati. Jika ada seseorang yang benar-benar melakukan hal itu, maka hidupnya secara logis akan menjadi bukti keberadaan Pribadi supranatural. Sesungguhnya, kehidupan dan karya Yesus bersaksi akan keberadaan Allah.
-
Kristus dan Kesaksian yang Dapat Dipercaya | Mengapa Allah? (Christ and Credible Testimony | Why God?)
Apakah Yesus mendukung iman yang buta—yang hanya berdasarkan perasaan dan bukan fakta? Jika demikian, mengapa Dia menegur para rasul-Nya karena tidak percaya kepada kebangkitan-Nya sebelum mereka benar-benar melihat-Nya bangkit? Dan mengapa Yesus berkata kepada Tomas, “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya”? Iman seperti apa yang sebenarnya Yesus ajarkan?
-
Allah dan Iman Rasional | Mengapa Allah? (God and Rational Faith | Why God?)
Apakah orang Kristen itu tidak rasional, atau justru mereka hanya mengikuti bukti ke arah yang benar secara logis? Ikuti Eric Lyons dalam pembahasan tentang bagaimana Allah sejak awal telah menyediakan bukti yang cukup untuk membawa manusia pada iman yang kokoh dan rasional kepada Tuhan dan firman-Nya.
-
Apa itu Apologetika? | Mengapa Allah? (What is Apologetics? | Why God?)
Apakah apologetika Kristen berarti meminta maaf atas iman seseorang? Jika tidak, mengapa istilah apologetika digunakan? Apakah kata ini bahkan ada dalam Alkitab? Ikuti Eric Lyons saat ia menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan lainnya hanya dalam waktu kurang dari tiga menit.
Kristus dan Kesaksian yang Dapat Dipercaya | Mengapa Allah? (Christ and Credible Testimony | Why God?)
Deskripsi
Apakah Yesus mendukung iman yang buta—yang hanya berdasarkan perasaan dan bukan fakta? Jika demikian, mengapa Dia menegur para rasul-Nya karena tidak percaya kepada kebangkitan-Nya sebelum mereka benar-benar melihat-Nya bangkit? Dan mengapa Yesus berkata kepada Tomas, “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya”? Iman seperti apa yang sebenarnya Yesus ajarkan?





